Minggu, Juli 12, 2009

Tribute to Dendie Sanjaya

Dear Dendie,

Secara personal ~ sebelumnya gw mo mohon maaf ke elo yang sebesar2nya atas segala hal yang mgkn gw lakukan baik secara sengaja ataupun (pura-pura) tidak sengaja ke elo. Gw tadi malam "mungkin lagi dapet" dan memimpikan sesuatu tentang elo.

Gw pikir, gw banyak dosa ama elo den... ^_^

Maafin gw ya?
Oke-oke gw tau elo juga banyak dosa ama gw. Tapi kita "impaskan" saja masalah kita ini demi masa depan kita dan Cinox yang lebih baik.
Hehehe...

Mungkin, apologize gw ini muncul mendadak dan tiba-tiba. Tapi gw emang baru "ngeh" setelah gw liat codingan-codingan elo yang TERNYATA lebih mantaph dari apa yg selama ini gw duga. Seperti kata Optimus Prime di ending-nya Transformer 1, "There is more than meets the eyes". Gw pernah ngejek elo, koq selesei-in upgrade fitur yg mestinya 5 jam malah molor jadi 5 hari -- tapi, setelah gw liat dan coba nge-extJS sendiri -- elo perlu progress 5 hari kemaren itu karena emang BEGITULAH WEB. My bad.

Den,
Gw pikir, elo salah satu dari yang TERHEBAT di Cinox ini. Salute gw ama elo den.
Walau kadang kadar kedewasaan elo rada 'kurang' -- tapi elo tu pemain BERTALENTA HEBAT. Cinox beruntung punya coder LOYAL dan BERTALENTA macam elo den (tapi jangan elo jadikan testimonial gw ini buat alasan elo minta naek gaji yee ke si Boss? hehehe..)

Dari lubuk hati gw yang paling dalam, ... (bukannya gw MAHO lo ya... ~ tolong digarisbawahi ini. ~)

gw...

...gw rindu berpartner coding lagi ama elo....
  • seperti SIMNAKAN dulu...
  • seperti BIND waktu itu...
  • seperti SPM kemaren...
MAAF, SALUTE, DAN TERIMA KASIH UNTUK DENDIE SANJAYA (a.k.a Muhammad Harun)
Segeralah pulang kawan... Banyak yang kita bisa kerjakan bareng-bareng dalam beberapa bulan ke depan.



Synapsis, 12 Juli 2009
Makhluk Tuhan paling cakep,


Rizky Prihanto, S.Kom
Mantan Desktop Programmer Biasa

Sabtu, Juli 04, 2009

[curcol] Koq jadi pengen ikut pilpres ya?

Curhat Colongan

Beberapa hari ini, gw melakukan survey otodidak. google-research.
Dan ~ gw jadi merasa...

kayaknya gw harus mempergunakan hak pilih gw untuk PILPRES tahun ini.

gw bener2 simpati ama JK.
Visi misi dan program-program dia RIIL bangedd.
Nggak konseptual
Nggak terlalu bertele-tele.

Praktis. Dan masuk akal untuk di-implementasikan di dunia nyata.
Capres-capres yang lain, idealistis.
JK, idealita. Idealistis dan sesuai realita.

Ini cuman pendapat pribadi gw.

Gw pingin milih JK.
Tapi bagaimana caranya ya? KTP gw Samarinda, dan gw pada saat kejadian mungkin akan berada antara di Bandung (Buah Batu Regency) atau di Kalijati (tempatnya Mang Diman).

Piye yo? Gw ngerasa satu suara dari gw cukup berharga bagi JK.
Gw pengen dia memimpin bangsa ini.

*bagaimana dengan te-man-te-man yang masih terasingkan di Solok?
Apakah ikut PILPRES 8 Juli ntar? Atau tetap golput as usually?









NB : 
Demi Allah dan Almarhum Kakek Saya, Soekardi ~ saya tidak dibayar untuk mengirimkan postingan ini.

hehehe..





_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

Selasa, Juni 23, 2009

Lagu Bagus...


A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love purpose hard to find
While I recall all the words you spoke to me
Can't help but wish that I was there
Back where I'd love to be, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around
When I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
But I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

There's nothing here for me on this barren road
There's no one here while the city sleeps
And all the shops are closed
Can't help but think of the times I've had with you
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around
When I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Some search, never finding a way
Before long, they waste away
I found you, something told me to stay
I gave in, to selfish ways
And how I miss someone to hold
When hope begins to fade

A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love purpose hard to find

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around
When I'm much too far away
We all need the person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again
_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

[share] Obat Sinusitis ternyata...

Dear dr. eMDe yang maniez,
Assalamu'alaikum wr. wb.
http://sites.google.com/a/prihanto.web.id/upload/images/23033.JPG 
Setelah sesi konsultasi medis kita via telepon beberapa waktu yang lalu, dimana kita memperbincangkan masalah kondisi politik dalam negeri, perhitungan jasa medis, SIM-RS, hingga masalah anastesi, dengan ini saya ingin mengabarkan kepada dokter bahwa Alhamdulillah saya sudah bisa mengatasi bug dalam sistem operasi tubuh saya yaitu pilek di pagi hari atau yang menurut dokter diistilahkan sebagai sinusitis.

Adapun terapi yang saya lakukan tiap pagi ternyata cukup simpel, dok :
  1. sesaat setelah bangun, langsung minum air putih 450 ml (ini ukuran mug melamin kategori 5 kesayangan gw)
  2. habis subuhan, lari pagi keliling BBR (yang mana sebenarnya menurut kacamata seorang atlet, apa yang saya lakukan masih terklasifikasi sebagai jalan pagi)
  3. bikin teh panas atau cappuccino panas (bukan kopi)
  4. sambil menikmati elemen di poin 3 di atas, baca-baca imel dan nikmati sajian hangat google reader
  5. ketika seksi kebersihan datang dan menunaikan tugasnya, mandi dan sebelumnya melakukan senam2 kecil dikit (push-up, skipping tanpa tali -- karna kalo pake tali selalu nyangkut talinya dan mencederai pergelangan kaki)
  6. kalo masih bersin ketika air dingin ala pegunungan Tangkuban Prahu mencolek2 tubuh, kembali lakukan senam-senam kecil di dalam kamar mandi sampai rongga dada terasa hangat
  7. setelah mandi, duduk di depan kokpit saya dan kembali minum air putih 450 ml
Syukur alhamdulillah, gejala sinusitis saya setelah melakukan terapi tersebut selama 7 hari belakangan ini udah makin berkurang dan hilang. Sungguh saya merasakan injeksi produktivitas baru dalam kehidupan coding saya, dimana ketika saya melakukan pengabdian-pengabdian saya ke dunia dan masyarakat -- saya tidak perlu selalu menyediakan tissue di sebelah mousepad saya.
Terima kasih dokter eMDe atas konsultasi medis yang dokter eMDe berikan kepada pasien cakep seperti saya. Terima kasih Ya Allah atas perbaikan kualitas kesehatan yang dikaruniakan kepada saya. Terima kasih kepada teman-teman yang mau meluangkan sedikit waktu membaca curhat saya. Saya harap, saya bisa berbagi pengalaman dan memberikan sedikit masukan buat teman-teman yang mungkin ada mengalami problematika kesehatan serupa. Terima kasih.
Wassalam.

_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

Jumat, Mei 01, 2009

Hari Buruh 1 Mei

Tadi pagi, gw baca di milis staff@cinox.co.id dan diingatkan bahwa tanggal 1 Mei ini diperingati sebagai hari buruh sedunia. Di thread milis tersebut, rekan kerja gw mengucapkan selamat hari buruh untuk kita semua. Rekan kerja gw tersebut juga menulis artikel di sini tentang MAYDAY (May Day, 1 Mei) sebagai berikut:

Kangmas juga kadang ga ngerti, kenapa mesti dirayain ?! ada yang bisa kasih penjelasan ? dan kenapa sering dirayakan dengan turun ke jalan, bawa poster, spanduk bertuliskan "Naikkan Gaji Buruh !", "Jangan Pecat Kami !", "Mana Pesangon Kami ?", dsb. kenapa ga dirayain di cafe atau di hotel berbintang sajah, ngundang media, biar lebih happening... hihihihi...

Tapi ga seru klo ngomongin sejarah... cuman pengen meng-capture dan mencoba memperkosa pikiran kawan2 tentang konsep BURUH. Banyak di antara temen2 kangmas, yg menanyakan sekarang pada mBURUH dimana. ada yg menjawab, di BUMN (Badan Usaha Milik Nyokap), BUMS (Badan Usaha Milik Sendiri), ada yg ORARI (ora kerjo wira wiri), Anak Pesantren (Pengangguran Santai tapi Keren), bahkan ada yg menyebut jadi "Buruh Negara". singkat kata, mulai dari Direktur, Tukang Kasur, Tukang Sayur, Tukang Cukur sampai Tukang Bajigur (koq kangmas malah jadi Tukang Ngawur... hihihihi). Hal inilah yang akhirnya menggelitik kangmas dan pengen tau tentang arti BURUH.

Bentar-bentar..., ada yang salah di sini. Gw jadi ingat diskusi singkat di Facebook tentang "buruh". Silakan simak potongan artikel yg gw co-pas dari Facebook Notes temen SMA gw, Roy Faliant, berikut ini :


Sebagian orang mengira bahwa kaum Marhaen ialah kaum proletar. Itu tidak benar. Sebab, apakah yang dinamakan “proletar” itu? Di dalam kamus Politik F.R. (Fikiran Ra'jat-ed) nomor percontohan istilah ini telah kita jelaskan dengan singkat. Proletar ialah orang yang dengan menjual tenaganya “membuat” sesuatu “barang” untuk orang lain (majikannya), sedang ia tidak ikut memiliki alat-alat pembuatan “barang” itu. Ia tidak ikut memiliki produktie-middlen. Seorang letterzetter adalah seorang proletar, karena ia menjual tenaganya, sedang letter-letter yang ia zet itu bukan miliknya. Seorang masinis adalah seorang proletar, karena ia menjual tenaganya, sedang lokomotif yang ia jalankan bukan miliknya. Seorang insinyur yang masuk kerja pada orang lain adalah juga seorang proletar, karena ia menjual tenaganya, sedang kantor atau besi-besi atau semen yang ia usahakan itu bukan miliknya. Insinyur ini biasanya disebutkan “proletar intelektual”.

Dus terang sekali, bahwa istilah proletar itu—buat gampangnya uraian kita—berarti “kaum buruh”. Di Eropa sudah selayaknya ada proletarisme, itu faham yang memihak kaum proletar. Sebab di semua kota-kota ada banyak perusahaan-perusahaan dan pabrik-pabrik, yang beribu-ribu kaum buruhnya. Kota-kota itu penuh dengan puluhan, ratusan kaum proletar. Juga di luar kota-kota di Eropa banyak kaum proletar. Di bidang pertanian di Eopa sudah sejak lama timbul landbouw-kapitalisme, yakni kapitalisme pertanian. Banyak sekali “kaum buruh tani” yang bekerja pada kapitalisme pertanian itu.

Seorang programmer "apakah dia proletar" juga?Dia menulis code untuk perusahaannya. Dan dia nge-packing code dijadiin installer, untuk dijual oleh perusahaannya. Tapi dia juga punya copy-an nya di property pribadi-nya (laptop/hdd/etc) dan dia bisa JUAL juga meskipun dia keluar dari perusahaannya. Programmer memiliki hak atas kekayaan intelektual dia yang ngga bisa dikekang (dan ngga mempan dikekang) oleh sebuah surat kontrak kerja, ancaman PHK, bahkan hukum atau undang-undang manapun di dunia ini.

Proletar juga kah?

Jawab : TIDAK

Proletar ialah orang yang dengan menjual tenaganya “membuat” sesuatu “barang” untuk orang lain (majikannya), sedang ia tidak ikut memiliki alat-alat pembuatan “barang” itu. Ia tidak ikut memiliki produktie-middlen. Jadi cukup jelas kalau programmer punya hak atas hasil produksi maka dia bukan proletar.

Programmer bukanlah buruh. Dan gw menolak mentah-mentah merayakan hari buruh hari ini.

_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

Senin, April 06, 2009

Pernyataan Tujuan (akan mengikuti) Program Magister Informatika ITB

Ini pernyataan tujuan yg gw tulis di form pendaftaran S2 ITB -- yuppie, gw pengen lanjutin sekolah bro. Doa-in gw yak -- semoga bisa lulus nie seleksi penerimaan mahasiswa baru. Aamiinn....

PERNYATAAN TUJUAN
Dengan mengikuti program Magister Informatika, khususnya untuk konsentrasi pada bidang Sistem Informasi (SI), saya berharap dapat meningkatkan soft-skill untuk pengembangan kualitas diri saya terkait dengan profesi yang saya geluti sekarang, serta memperlebar cakupan networking dalam IT Community dengan sesama rekan-rekan mahasiswa Magister Informatika, dosen, dan seluruh civitas akademika ITB pada umumnya.
Menambah wawasan keilmuan, itu merupakan hal yang pasti. Namun melakukan sharing dan berkontribusi untuk komunitas, bangsa dan negara itu juga merupakan harapan-harapan saya. Saat ini, dengan dukungan dari Sun Microsystems Indonesia, saya diberi amanah menjadi salah satu administrator dari MySQL Indonesia Community yang merupakan komunitas pengguna/developer/administrator dari MySQL. Saya berencana, dengan mengikuti program Magister Informatika ITB ini dapat meningkatkan wawasan keilmuan saya dan meningkatkan kontribusi saya untuk komunitas yang sudah saya bina, serta komunitas-komunitas baru lainnya yang entah apa akan saya jumpai ketika mengenyam pendidikan Magister di ITB.
Saya memilih konsentrasi bidang keahlian Sistem Informasi tidak lain dilatarbelakangi oleh pekerjaan saya sebagai Software Architect pada PT Cinox Media Insani, Bandung – sebuah independent-software-vendor yang memiliki garis produksi yang terkonsentrasi pada aplikasi-aplikasi di ranah edukasi. Saya sudah mempelajari struktur kurikulum yang ITB tawarkan untuk konsentrasi Magister Sistem Informasi dan saya sangat tertarik serta merasa cocok dengan komposisi materi-materi yang diberikan, terutama untuk proses bisnis, audit sistem informasi, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti itu merupakan kegiatan-kegiatan kerja saya setiap hari, dan saya amat sangat mengharapkan dengan mengikuti program Magister Informatika pada pengkhususan bidang Sistem Informasi ini dapat semakin mengasah perspektif saya dalam bertanggung jawab pada perencanaan dan pengendalian System Development Lifecycle yang berlangsung di level produksi pada perusahaan saya.
Namun, terlepas dari itu semua – saya benar-benar berharap agar mendapat kesempatan mengikuti program pendidikan S2 ITB ini supaya saya bisa berpikir lebih “keluar (lagi) dari kotak”, untuk dapat melihat langit yang lebih tinggi dari langit yang selama ini saya pandang.

_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

Sabtu, Desember 20, 2008

Rudy dan Belanda

Ada sebuah diskusi yang terangkat di milis temen-temen SMA gw, tentang Rudy dan Belanda. Menukil dari sebuah wacana mengenai perbedaan tingkat kesuksesan dari 5 orang Rudy di mata anak-anak. Berikut ini adalah cuplikan artikelnya :

...
Di depan 800-an anak, Kak Seto Mulyadi (Si Komo) menunjukkan 5 Rudy. - Yang Ke-1 : Rudy Habibie (BJ Habibie) yang genius, pintar bikin pesawat dan bisa menjadi presiden. - Yang Ke-2 : Rudy Hartono yang pernah beberapa menjadi juara bulu tangkis kelas dunia. - Yang Ke-3 : Rudy Salam yang suka main sinetron di TV - Yang Ke-4 : Rudy Hadisuwarno yang ahli di bid. kecantikan dan punya byk salon kecantikan di bbrp kota. - Yang Ke-5 : Rudy Choirudin yang jago masak dan sering tampil memandu acara memasak di TV. Sewaktu Kak Seto bertanya "Rudy yang mana yang paling sukses menurut kalian?" Hampir semua anak menjawab "Rudy Habibie" Sewaktu ditanyakan "Mengapa, kalian bilang bahwa yang paling sukses Rudy Habibie?"
...

Dan kalau mau membaca lengkapnya, tanpa perlu gw co-pas di sini seluruhnya -- silakan langsung menuju TKP di sini  -- gw gag pengen penuh-penuhin postingan gw dengan copy paste tulisan orang lagi (setelah di-insyafkan oleh "ayat-ayat" dalam Creative Common License).

Dan yg mo gw tulis di sini adalah pendapat gw tentang ntu artikel. Begini kira-kira :


Menurut gw, sepertinya emang keliru bangedd diferensiasi dan 'strata kehormatan' dari disiplin-disiplin ilmu yg dikenalkan ama sekolahan kita doeloe. Tapi sayangnya, itu udah 'mengakar' -- klo IPA itu nomor satu. IPS *selalu* jadi nomor dua. dan Bahasa itu entah nomor berapa. ... eh, di mana ya strata ilmu "agama" ? ^_^ -- kenapa gag ada jurusan agama di sekolah?

padahal, klo mo efektif semua berpulang ke TUJUAN pendidikan sebenarnya. apa sih tujuan pendidikan?
klo di list :
  1. supaya dapat ilmu --> sungguh kah? apa bukan cuman utk "killing time" aja?
  2. supaya dapat temen --> sepertinya ini lebih relevan dari tujuan poin 1
  3. supaya (bisa) dapat duit --> klo utk scope SD sampe SMA, ini sulit.
  4. supaya dapat penghargaan --> mungkin ini cuman berlaku di jaman2 revolusi doank. Lulusan SMA lebih berprestise. Sekarang? Lulusan S2 aja dianggap "biasa"
Mengapa begitu?

karna, menurut gw, -- kualitas pendidikan kita NGGA ADA GEBRAKAN coyy..
dari dulu, lulus SD yg penting bisa kali-kalian
lulus SMP yg penting bisa logaritma-logaritma-an
lulus SMA yang penting bisa integral-integral-an

dari jaman BAHEULA sampai SEKARANG itu-ituuuuuu aja.
kenapa ngga lulus SD udah bisa integral-integral-an ??? Itu kan peningkatan. Jadi klo SD nya udah gtu, SMA nya udah bisa maen persamaan-persamaan quantum.

*kali-kalian, logaritma, dan integral itu CUMAN ANALOGI. jangan diartikan bulet-bulet. Yg mo gw sampaikan di sini, kualitas pendidikan kita mustinya MENGGEBRAK maju. Klo mo menengok di sisi historis, tahun 1900, sampe SMP pun masih belajar ngeja dengan intensif.. Dan sekarang, sejak kurikulum 1990-an, mengeja itu cukup lah diperlancar sampe kelas 2 SD.

Tapi mana gebrakan utk tahun 2000-an ??

Secara umum, ilmu2 yg diajarkan di tingkat sekolah formal SD-SMA kurang gebrakan karena apa? Maaf gw harus tuliskan ini :
... karena kualitas guru kurang memadai ...

gw selama "praktikum" di Dinas Pendidikan Kota Solok ini banyak menemui hal-hal ironis. Seorang guru SMK dengan sengaja ngga mau menggunakan komputer2 hasil bantuan dari pemerintah utk pelajaran mengetik, dan tetap bertahan dengan "komputer" merek Brother yang bunyinya cethax-cethix-cethax-cethix-
ting!! -- alasannya simpel : "saya gag bs komputer, buat apa ngajarin mereka komputer. mending tetep pake mesin ketik"

... itulah ...

kita semua -- ngga cuman guru doank -- harus ingat ini : teruslah berkembang kalo ingin terus memimpin.
The only way to keep leading, is to keep growing.

Ada sebuah kisah yang gw ambil dari salah satu tulisan Andri Wongso (seorang motivator) tapi gw dapatkan di link ini. Begini kisahnya:

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.
Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, "Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu".
Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. "Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?" pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.
Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, "Kapan terakhir kamu mengasah kapak?"

"Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga". Kata si penebang.
"Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal.
Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!" perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.
Istirahat bukan berarti berhenti, Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi.
Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru !
---

kembali ke kualitas pendidikan.
Pesan gw, buat temen-temen yang MENJADI GURU dan/atau AKAN MENJADI GURU

amanah perbaikan kualitas pendidikan ada di pundak-pundak kalian. So..., mulailah dengan memperbaiki kualitas diri sendiri -- dan teruslah memperbaiki. teruslah mengasah kapak kalian. Karena ketajaman kapak kalian bukan cuman mempengaruhi ke diri kalian sendiri, tapi ke anak-anak didik kalian... Dan utk scope yang lebih besar lagi, untuk kemajuan sistem pendidikan negeri ini. Kemajuan cara berpikir generasi-generasi muda negeri ini...

Susah jadi guru.., emang! TAPI HASILNYA WORTHED DENGAN PENGORBANAN-NYA. Jadi guru itu adalah dakwah, apapun ilmu yang kalian ajarkan (gag mesti ilmu agama).

So, tetep semangat dan istiqomah temen-temen!


_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

Minggu, Desember 07, 2008

Still Loving You

...

Her pride has built a wall, so strong
That I can't get through...
Is there really no chance?
To start once again..


... I'm really loving her ...


YOU should give me a chance (oh my dearest God)
THIS CAN'T BE THE END!


I'm still loving her, please....    

_______________________


Rizky Prihanto
Software Architect PT Cinox Media Insani

Jumat, September 26, 2008

11 Hal Terbaik yang Dialami Orangtua

Di-co-pas dari kaskus... VERY INSPIRING !!


Saat kita menjadi orangtua, minggu dan bulan berlalu, siang dan malam silih berganti. Dan waktu terasa abadi saat kita menikmati bagian terbaik sebagai orangtua. Keberhasilan yang sedikit rasanya seperti sudah mencapai puncak gunung tertinggi, dan apabila cita-cita sudah berhasil dicapai, hati kita pun serasa meledak dalam kegembiraan. Ya, peran sebagai orangtua adalah sebuah perjuangan yang unik, dan hanya sedikit hal dalam kehidupan yang sebanding dengan kebahagiaan itu, seperti yang akan dipaparkan berikut ini.
Saat kelahiran bayi

Barangkali istilah "kesenangan" adalah kurang pas untuk menggambarkan saat-saat kelahiran bayi; bagi banyak pasangan persalinan dan kelahiran adalah hal yang menakutkan, namun setiap pasangan akan tetap bertahan menghadapinya. Dan ketika hal tersebut berhasil dilalui walaupun dengan begitu sulit, akhirnya pengalaman indah itu telah menganugerahkan sebuah penghargaan akan kehidupan. Itu adalah benar-benar sebuah keajaiban. Betapapun, tubuh seorang ibu telah menunaikan tugasnya lebih baik daripada yang dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan manapun: merencanakan dan kemudian meluncurkan produk baru hanya dalam waktu sembilan bulan. Tanpa harus ada rancangan anggaran, presentasi atau pun rencana pemasaran.

Saat pertama keluar rumah


Sebelum bayi dibawa jalan-jalan ke luar rumah biasanya dia diselimuti rapat-rapat, ditutupi kepalanya dengan topi, dimasukkan ke dalam keranjang, dan kemudian dimasukkan ke dalam kereta bayi. Dengan penuh perasaan kuatir kita sering kali bolak-balik menengok keadaan bayi kita sebelum kita mengajaknya berjalan-jalan. Kereta bayi kemudian didorong secara perlahan ke seputar komplek dan hanya dalam udara yang hangat. Dan ketika kemudian sudah tiba di rumah kembali, kita bersyukur bahwa kita dan bayi kita sudah pulang dalam keadaan selamat. Hal ini barangkali seperti sebuah keberhasilan yang tidak berarti, tetapi dengan pengalaman ini kepercayaan diri kita seperti bertambah. Maka sejak saat itu banyak hal menjadi mungkin untuk dilakukan bersama bayi kita.

Latihan kecil

Ya! Adalah hal yang mengagumkan bagaimana bergairahnya kita ketika berhasil mengikat tali popok bayi kita. Kita barangkali kuatir kalau-kalau bayi kita akan terlepas dari diapers yang dikenakannya pada saat kita tertidur. Tiada hal yang lebih membahagiakan selain melihat kemajuan yang berhasil dicapai bayi kita yang berumur 3 tahun ketika ia berhasil duduk di toilet pada saat buang air. Sepertinya akan ada banyak uang yang bisa dihemat untuk membeli diapers. Jumlahnya mungkin bisa untuk mengongkosinya mendaftar ke perguruan tinggi bila nanti sudah besar.

Makan Bersama Keluarga

Sebagai orangtua, kita belajar kembali bagaimana caranya memasak makanan yang sehat, alih-alih memesan makanan dari luar. Bahkan akan menjadi lebih baik apabila kita berbicara dengan keluarga kita pada saat makan. Kita akan saling berbagi informasi mengenai sekolah anak kita dan apa-apa yang sudah dipelajarinya. Kita akan mendengarkan bagaimana pandangnya tentang hal-hal yang sedang terjadi. Mungkin kita akan tertawa bersama pasangan kita. Memang tidak semua makanan yang dimakan akan terasa begitu memuaskan, namun menyediakan waktu untuk berbagi pada saat makan dengan keluarga itulah yang penting. Pada suatu saat nanti kita akan menuai manfaatnya.

Waktu untuk bermain

Pada saat bermain dengan anak orang tua diibaratkan seperti berada di mesin waktu. Kita berpindah dari suatu permainan ke permainan yang lain, bermain boneka-boneka, bermain petak umpet dan bermain dengan binatang kesayangan. Bermain dengan anak kita akan membangkitkan ingatan kita kembali akan masa kecil, perasaan yang sudah lama terlupakan. Setiap kali bermain membuat bangunan dengan Lego, berdandan seperti seorang puteri, atau permainan lainnya, kita akan menemukan kembali sebuah pemikiran kreatif, yang di dunia orang dewasa mungkin sangat jarang ditemukan. Biasanya akan terasa sulit bermain bersama anak kita setelah habis jam kantor - tanpa harus berpikir mengenai tenggat waktu pekerjaan yang dibebankan kantor kepada kita - tetapi sekali saja kita berhasil membebaskan pikiran kita, maka kita akan dapat menikmati saat-saat bersama anak kita dan serasa ingin selamanya.

Pelukan dan ciuman

Barang kali berupa ciuman sekilas yang diam-diam diberikan di pipi pada saat anak kita tidur. Atau pelukan yang hangat sebelum berangkat ke kantor yang kemudian dibalas oleh anak kita dengan pelukan dan ciuman khas anak-anaknya. Balasan itu seakan membangkitkan daya hidup kita, seperti campuran kopi dengan gula yang diminum di pagi hari. Pengungkapan rasa kasih sayang mungkin akan semakin berkurang seiring makin dewasanya anak-anak kita.

Anak adalah cerminan kita

Anak kita mungkin mempunyai selera humor yang diwarisinya dari kita, sehingga ia bisa menghibur pasangan kita yang sedang sedih. Sungguh bagus karena anak kita tidak mewarisi kelemahan kita yang tidak bisa memperbaiki perbedaan yang ada yang akan mengkibatkan keretakan hubungan. Pengamatan kita akan ciri-ciri fisik dan kepribadian yang menjelma secara alami pada anak-anak kita - dan yang selebihnya, syukurlah, tidak mewujud - adalah salah satu bagian yang paling memuaskan dari pengawasan tumbuh kembang anak-anak kita.

Menemukan Hobi Baru


Anak-anak memperkenalkan kepada kita hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh kita bahwa akan begitu menyenangkan. Sebelum mempunyai anak, misalnya kita sama sekali tidak mengenal mainan peralatan konstruksi. Sekarang kita bisa mengenali sebuah mesin berat dari jarak jauh sambil kita berkendara dalam kecepatan tinggi - dan kita merasa sangat bergairah akan hal itu. Kalau kita sebenarnya tidak begitu menyukai olah raga, kita bisa kaget bahwa ternyata anak kita bisa menjadi anggota tim basket. Seandainya pendengaran musikal kita jelek, mungkin saja anak kita bisa menjadi pemain utama di sekolah musik. Yang pasti anak-anak kita telah memperluas dunia kita, membuatnya menjadi tempat yang menyenangkan.

Membangkitkan kenangan akan cinta dan patah hati yang pertama.


Ketika anak-anak kita jatuh cinta terhadap lawan jenis untuk pertama kalinya, kita akan dibikin pusing oleh gejolak perasaan anak remaja ingusan, apalagi bila mereka mengalami ciuman pertama yang membara - dan hal-hal pertama lainnya. Tapi kemudian, ketika kita menyaksikan anak kita menunggu panggilan telepon dari pacarnya pada kencan berikutnya, dan ternyata pacarnya yang ditunggu tidak datang. Hati kita terasa sedih karena ikut merasakan kekecewaannya, tetapi kita bersyukur karena tidak harus merasakan sakit hati remaja seperti itu. Cinta pertama adalah kenangan terindah yang harus dialami sendiri.

Hari Wisuda


Apakah kelulusan di jenjang taman kanak kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, perguruan tinggi, atau yang lainnya, hari itu anak kita secara formal menjalani dari satu jenjang ke jenjang pendidikan berikutnya. Walaupun hal tersebut sangat mendebarkan, namun cukup melegakan seperti berlalunya sebuah beban kecil. Kekuatiran kita yang mendalam akan kemampuan anak kita telah digantikan oleh kegembiraan yang meluap-luap akan masa depan mereka. Dan juga kebanggaan akan kerja keras kita dengan pasangan yang telah berhasil menanamkan pendidikan kepada mereka mulai dari mengenal abjad sampai dengan mereka lulus sarjana.

Menemukan kembali pasangan kita

Kita mengira telah mengetahui hal lain tentang dirinya, tetapi keberadaan anak telah memberikan sebuah peran kepada pasangan kita yaitu sebagai tokoh baru - bukan sekedar pasangan hidup, seorang kekasih, atau seorang teman, tapi sebagai ibu atau ayah. Kita akan tersenyum melihat pasangan kita bergumul dengan anaknya, mengajarinya berkendara, atau menjelaskan kepadanya mengapa tidak boleh menyakiti binatang. Melihat pasangan kita menjadi seorang ayah atau ibu - kadang terlihat penyabar, kadang bodoh, kadang lembut, kadang melawan - membuat kita bertambah mencitainya.

Oleh : Jill Jasper, seorang penulis yang tinggal di Seattle, USA

Senin, September 08, 2008

Pembekalan Wisuda dari Steve Jobs

Ini adalah pidato Steve Jobs (Apple Corp.) di acara wisuda universitas Stanford (SUN). Sangat menyentuh... bener2 merupakan 'pembekalan' yg lengkap -- tentang motivasi, takdir, dan semangat.
Tanpa ba-bi-bu, ini dia transkrip pidatonya. Owya, nie transkrip diterjemahkan oleh Dewi Sri Takarini, alumni dari salah satu universitas di Aussie (taka**@y**.c**)

------------------------------------------------------------------------------------------------

Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.

Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik
Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah. Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir.

Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena "kecelakaan" dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi. Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya.

Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran ingin bayi perempuan. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: "kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat?

Mereka menjawab: "Tentu saja."

Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA.
Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi. Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah.



Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan-habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya.

Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.

Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga.

Saya beri Anda satu contoh:
Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.

Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik.

Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu.

Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah.

Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang.

Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang.

Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.


Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan.
Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30.

Dan saya dipecat.

Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi.
Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang.

Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan. Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley .

Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali - saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas.

Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya .

Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia.

Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple.

Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple.

Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan.

Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai.

Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai.

Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya.

Jadi, teruslah mencari sampai ketemu.
Jangan berhenti.


Cerita Ketiga Saya: Kematian
Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: "Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar." Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: "Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?" Bila jawabannya selalu "tidak" dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah.
Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar.

Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.

Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan.

Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal.

Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana , mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi.

Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi. Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna:

Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya.

Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.

Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.

Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama "The Whole Earth Catalog", yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park , dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat.

Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi "The Whole Earth Catalog", dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: "Stay Hungry. Stay Foolish." (Jangan Pernah Puas. Selalu Merasa Bodoh).

Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka.

Stay Hungry. Stay Foolish.

Saya selalu mengharapkan diri saya begitu.


Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu.


Stay Hungry. Stay Foolish.

Minggu, Juni 08, 2008

Jadwal Babak Penyisihan Piala Eropa 2008

Diambil dari Detik Live  jadwal pergelaran akbar piala eropa, EURO 2008.
Campeone Belanda!!

Grup A
* Swiss vs Ceko (0-1)
RCTI, Sabtu, 07/06/2008 23:00 WIB
* Portugal vs Turki (2-0)
RCTI, Minggu, 08/06/2008 01:45 WIB
* Ceko vs Portugal
RCTI, Rabu, 11/06/2008 23:00 WIB
* Swiss vs Turki
RCTI, Kamis, 12/06/2008 01:45 WIB
* Turki vs Ceko
Global/TPI, Senin, 16/06/2008 01:45 WIB
* Swiss vs Portugal
Global/TPI, Senin, 16/06/2008 01:45 WIB

Grup B
* Austria vs Kroasia (0-1)
RCTI, Minggu, 08/06/2008 23:00 WIB
* Jerman vs Polandia (2-0)
RCTI, Senin, 09/06/2008 01:45 WIB
* Kroasia vs Jerman
RCTI, Kamis, 12/06/2008 23:00 WIB
* Austria vs Polandia
RCTI, Jumat, 13/06/2008 01:45 WIB
* Polandia vs Kroasia
RCTI, Selasa, 17/06/2008 01:45 WIB
* Jerman vs Austria
Global/TPI, Selasa, 17/06/2008 01:45 WIB

Grup C
* Rumania vs Prancis (0-0)
RCTI, Senin, 09/06/2008 23:00 WIB
*
Belanda vs Italia (3-0)
RCTI, Selasa, 10/06/2008 01:45 WIB
* Italia vs Rumania
RCTI, Jumat, 13/06/2008 23:00 WIB
* Prancis vs Belanda
RCTI, Sabtu, 14/06/2008 01:45 WIB
* Italia vs Prancis
Global/TPI, Rabu, 18/06/2008 01:45 WIB
*
Belanda vs Rumania
RCTI, Rabu, 18/06/2008 01:45 WIB

Grup D
* Spanyol vs Rusia
RCTI, Selasa, 10/06/2008 23:00 WIB
* Swedia vs Yunani
RCTI, Rabu, 11/06/2008 01:45 WIB
* Swedia vs Spanyol
RCTI, Sabtu, 14/06/2008 23:00 WIB
* Yunani vs Rusia
RCTI, Minggu, 15/06/2008 01:45 WIB
* Yunani vs Spanyol
RCTI, Kamis, 19/06/2008 01:45 WIB
* Rusia vs Swedia
Global/TPI, Kamis, 19/06/2008 01:45 WIB

Senin, Mei 26, 2008

9 Jenis Kecerdasan

Hasil ngaskus lagi, ada thread menarik tentang 9 jenis kecerdasan. Silakan dibaca :

1.Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan dalam mengolah kata-kata secara efektif baik bicara ataupun menulis (jurnalis, penyair, pengacara)
Ciri-ciri :
- Dapat berargumentasi, meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata
- Gemar membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas

2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan dalam hal angka dan logika (ilmuwan, akuntan, programmer)
Ciri-ciri :
- Mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi
- Berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis
- Pandangan hidupnya bersifat rasional


3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan yang mencakup berpikir dalam gambar, serta mampu untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek visual (arsitek, fotografer, designer, pilot, insinyur)
Ciri-ciri :
- Kepekaan tajam untuk detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk dan ruang
- Mudah memperkirakan jarak dan ruang
- Membuat sketsa ide dengan jelas

4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresiakan gagasan dan perasaan (atlet, pengrajin, montir, menjahit, merakit model)
Ciri-ciri :
- Menikmati kegiatan fisik (olahraga)
- Cekatan dan tidak bias tinggal diam
- Berminat dengan segala sesuatu

5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk musik dan suara (konduktor, pencipta lagu, penyanyi dsb)
Ciri-ciri :
- Peka nada dan menyanyi lagu dengan tepat
- Dapat mengikuti irama
- Mendengar music dengan tingkat ketajaman lebih

6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak dan temperamen orang lain (networker, negotiator, guru)
Ciri-ciri :
- Menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka
- Menjalin kontak mata dengan baik
- Menunjukan empati pada orang lain
- Mendorong orang lain menyampaikan kisahnya

7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan pengetahuan akan diri sendiri dan mampu bertidak secara adaptif berdasar pengenalan diri (konselor, teolog)
Ciri-ciri :
- Membedakan berbagai macam emosi
- Mudah mengakses perasaan sendiri
- Menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya
- Mawas diri dan suka meditasi
- Lebih suka kerja sendiri

8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan memahami dan menikmati alam dan menggunakanya secara produktif dan mengembangkam pengetahuan akan alam
(petani, nelayan, pendaki, pemburu)
Ciri-ciri :
- Mencintai lingkungan
- Mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang
- Senang kegiatan di luar (alam)

9. Kecerdasan Eksistensial
Kecerdasan untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia (filsuf, teolog,)
Ciri-ciri :
- Mempertanyakan hakekat segala sesuatu
- Mempertanyakan keberadaan peran diri sendiri di alam/ dunia

Selasa, Mei 20, 2008

(Renungan) Never Let Her Go Away

Ini ada kaskuser yang nge-share cerita. Ku-posting di blog ini bwt jadi bahan renungan pribadi. Ceritanya cukup menyentuh. Pesan moral-nya kena' bangedd ke aku, nyaris serupa dengan waktu dulu aku dapet renungan pas habis nonton film Click-nya Adam Sandler.

Oke, begini ceritanya..

Pernah gak sobat merasakan hidup dlm kekurangan materi? Pdhl materi yang sobat dptkan, sebenarnya, sudah lebih dari cukup? Apakah itu tandanya kita sudah diperbudak oleh uang? Ketika kita bekerja keras utk mencapai taraf hidup, yg menurut kita, mapan. Kemudian? Lama2, kita akan merasa kembali hidup dlm kekurangan. Dan, kita pun kembali bekerja keras tanpa pernah menikmati dan bersyukur atas apa yg telah kta peroleh.

Gue, sama seperti sobat semua. Laki2 normal, pny keinginan utk hidup mampan. Pd tgl 23 April 2000, gue jatuh cinta ama cw, yg menurut gue, perfect.. 7 tahun gue "jalanin hidup" dgn dia. Gue rasa, selama 7 tahun, 2/3 hidup gue ama dia. Gue sayang banget ma dia. Saking sayang gue ama dia, gue berjanji akan nikahi dia dan membahagiakan dia.
Tapi, pikiran gue sangat kolot. Gue berpikir, klo dia bahagia jk gue mapan. Gue bekerja di salah satu Bank Swasta. Dia juga bekerja di salah satu Bank Pemerintah.
Selama gue bekerja, dimulai dari 15 Desember 2005, gue bekerja keras, siang-malam. Gue datang paling pagi dan pulang paling malam. Memang posisi gue hny seorang Clerk. Hasil dari kerja keras, gue berhasil naik pangkat 3x dlm 2 thn, dpt perhargaan karyawan terbaik 2007 se-Jakarta, bonus yg melimpah, dan skrg gue lg promosi utk jabatan Manager. Sebuah prestasi yg luar biasa, menurut gue.


Trnyt, hasil tsb tidak sebanding dgn kenyataan. Gue terpasa kehilangan orang yg gue sayang. Belahan jiwa gue. Gue lupa. Gue gak pernah perhatiin dia lagi. Dlm pikiran gue, dia akan mengerti. Krn semuanya yg gue lakukan, hny utk kebahagiaan dia kelak. Gue marah! Gue kesal! Dia meninggalkan gue 15 Juli 2007.
Gue masih ingat, malam itu dia menangis dan bilang, gue udah berubah. Apanya yg berubah? Bukankah ini semua utk dia? Dia bilang, dia gak butuh semua ini. Dia bilang, gue gak sayang ama dia lagi. Gue hancur! Semua yg gue lakukan terasa hampa. Penghargaan, ketenaran, rasanya sia-sia.

Hari ini,21 April 2008,2 hari menjelang hari "bahagia" buat gue ma dia. Malam ini, gue sadar. Gue gak pernah melakukan hal itu utk dia. Sbnrnya, gue melakukan semua itu utk memenuhi ego gue. Gue baru sadar, trnyt gue orang yg egois. Gue baru ingat, betapa seringnya dia menelpon dan khawatir ttg gue, sedangkan gue asyik sok sibuk dgn pekerjaan gue. Betapa seringnya dia menelpon gue utk sekedar bercerita dgn gue, tp gue malah gak angkat krn gue sibuk dgn teman2 gue. Sok sibuk, supaya gue dianggap paling hebat!
Gue memang egois! Gue baru ingat, ketika dia ketemu gue, dia lagi sakit, tp dia bilang, "Aku gpp koq sayang, klo kamu mo meeting, bsk aja kita ke dokter."
Gue masih ingat................................ GUe gak sanggup....... Gue gak pernah menyadari betapa tulusnya dia sayang ma gue!

Tak terasa saat ini air mata gue jatuh di pipi. Gue selama ini selalu mengingkari rasa sayang dia ke gue...................
Seandainya gue bisa, tp waktu takkan bisa kembali. Saat ini dia sedang mempersiapkan pernikahan dgn co yg mencintai dia sepenuh hati. Gue gak mau ganggu kehidupan dia.....

Sobat, gue cuma ingin mengajak merenung sejenak. Apakah sebenarnya tujuan kita hidup di dunia ini? Apakah mmg uang sudah mengendalikan jiwa, raga, dan pikiran kita? Apakah sukses mmg segala2nya? Pernahkah kita melihat, orang disebelah kita? Yg selalu mendampingi kita? Yg tulus sayang ama kita? Entah itu kekasih, istri, suami, orang tua,atau anak, mereka sbnrnya selalu berdo'a utk kita. Merekalah yg tela ikut memberikan kita kekuatan.
Sobat, jgn sampai mereka pergi dari kita. Sayangilah orang yg sayang kpd kita. Mungkin kita sudah lupa, kpn kita teralhir kali mengatakn kpd mereka, "aku sayang banget ma kmu". Inilah saatnya!
Sobat, katakan hal tsb kpd mereka sekarang juga. Jgn hny mengatakan saja! Tp, buatalah mereka merasakan arti dari kata2 tsb.

There's no free lunch. There's price to be paid for what we've got.
Pesan gue, "Never let her/him go away."

p.s:Syg, aq selalu panggil kmu syg selama 7 thn ini, selamat berbahagia ya. Maaf, aq ak pernah telp kmu. Aq gak mau hub kmu terganggu. Seandainya suatu saat nanti kita bertemu lagi, aq pasti akan bahagiakan kmu. Mungkin bukan di dunia ini. Atau, mungkin tidak akan pernah selamanya...
Ttg kmu, akan sll aq simpan di sini, di dalam hati aq...
Spt lagu pertama yg kita dengar dahulu,"Everyday.... I Love U..."

Selasa, April 15, 2008

The Blogger Manifesto

Hacker Manifesto


Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami mendayagunakan sebuah system yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal. Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal. Ya, aku memang kriminal. Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan. Aku memang seorang hacker, dan inilah manifesto saya. Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.

Blogger manifesto


Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya posts dan comments, keindahan sebuah linkback. Kami mendayagunakan sebuah situs publishing yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami blogwalking untuk sekedar bersilaturrahmi, dan kalian sebut kami kriminal. Kami membagikan pengetahuan atau bahkan hanya sekedar menyalurkan uneg-uneg pribadi, dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal. Ya, aku memang kriminal. Kejahatanku adalah rasa kepedulianku terhadap sesama. Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih populer dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan. Aku memang seorang blogger, dan inilah manifesto saya. Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.

---
Ditulis tidak di bawah pengaruh obat-obat terlarang ataupun di bawah tekanan siapapun. Hanya ditulis cuman untuk menumpahkan uneg-uneg di dalam otak...

*di mana ya letak persamaan antara blogger dan hacker?

Rabu, April 09, 2008

Amien Rais dan Age of Empires

Lagi pengen berpolitik bentar nih, di jeda waktu istirahat 15 menit bigmatch Liga Champion antara Liverpool vs Arsenal yang kedudukan sementara masih imbang 1-1 (agregat 2-2).

Barusan ngaskus, ada polling siapakah presiden yang layak utk pemilu 2009. Dalam pikiran saya, cuman terbesit 1 nama : Amien Rais. Dia calon presiden yang dulu aku pilih di kesempatan pemilihan ku yang pertama 2004 lalu, walo sayang dia nggak menang. Trus, kenapa Amien Rais?

Berikut ini adalah pertimbangan2ku kenapa aku 'jatuh hati' ke sosok politikus senior yang muka nya mirip Dirk Kuyt, striker Liverpool itu. Hehehe, mgkn Dirk Kuyt yg mirip Amien Rais, bukan sebaliknya... Secara umur, Amien lahir duluan soalnya ^_^



Klo berbicara tentang Amien Rais, aku selalu ingat komentarnya tentang Freeport jaman dulu yang aku baca di salah satu koran lokal di Samarinda waktu masih SMA doeloe. Blog om Roby dan istrinya yang lagi studi di Amrik mengabadikan momen tersebut.

Amien dikenal sangat kritis terhadap perusahaan asing di Indonesia. Dia memperjelas posisi dia bahwa dia tidak menginginkan nasionalisasi perusahaan asing dan tidak menolak globalisasi. Yang dia permasalahkan adalah operasional penambangan yang dikuasai 100% oleh perusahaan-perusahaan asing. Menurut dia seharusnya Indonesia menjadi partner dengan memiliki andil dalam operasi penambangan (bukan dalam bagi hasil saja).

Terus terang, dulu, di masa-masa pilpres 1999 dan 2004 lalu, pemikiran Amien Rais tentang regulasi perusahaan asing yang mengeruk kekayaan alam Indonesia *sangat fresh* dan inspiratif bangedd di perspektif berpikirku. Aku mikir, bener juga pendapat nie orang.. Kita ini negara kaya akan hasil alam. Klo boleh diasumsikan, banyak negara2 maju dan berkembang yang NGIRI sama kekayaan alam Indonesia yang berlimpah. Nggak cuman hasil perut-bumi-nya doank, tapi potensi agraris, perikanan, dan sumber daya manusianya tentu saja... Tapi, koq ironis bangedd sih kita hidup di Indonesia ini?

Ada yang nyedot minyak, bukan kita. Sementara end-user (begitu aku biasa mengistilahkan utk 'konsumen') mo beli premium, pertamax -- malah beli. Sekarang, negara yang harusnya menjadi negara yang kaya akan energi menjadi negara yang KRISIS ENERGI. Pemadaman bergilir, kelangkaan minyak -- padahal itu semua merupakan produk-produk olahan dari hasil bumi kita sendiri...

Apakah ini karena pemerintahnya banyak ngurus hal-hal ngga penting? (seperti bikin 3gp, ngasih referandum sana-sini ke lembaga2 di ranah private) Ato karena kita ini emang *sama-sama* bego sebagai warga, rakyat, dan aparatur pemerintah?

Sebenarnya apa yang negara kita ini alami sekarang, itu akibat ketidak-seriusan kita menanggapi analisa Pak Amien Rais mengenai pengelolaan sumber daya Indonesia (SDA/SDM). Padahal tu analisis udah dia lontarkan ke media-media lamaaa bangedd sebelum ini.

Aku masih ingat betul, beliau pernah berujar, "Sampai kapan kita musti ijinkan perusahaan asing menyedot kekayaan kita? Sampai habis? Kalo alasannya, karena kita masih belum bisa mengelolanya -- belajarlah! Kirimkan putra-putri terbaik Indonesia untuk belajar mengelola kekayaan negara kita sendiri. Jangan malah memberikan ijin ke investor asing untuk mengeruk hasil bumi kita dengan embel-embel 'menyediakan lapangan pekerjaan' tapi apa yang mereka dapatkan dengan itu jauh tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan."

Aku bener2 setuju bangedd. Pasalnya, aku sempet juga ngerasain sendiri tentang gimana jadinya kalo "kita diperbudak di negara sendiri". Begini kisahnya, ketika aku maen game Age of Empires II nge-LAN ama temen se-kontrakan, villagerku udah tinggal sedikit, itupun lagi nebang kayu mode = on. N kebetulan jg terjebak di hutan2 di pojokan map, sementara di antara town center-ku dengan villager-ku yang tersisa itu lagi mangkal trebuchet-trebuchet musuh. Aku ngga bisa nambang emas ku sendiri, padahal udah kupagarin tebel-tebel tuh zona ku. Dengan sangat terpaksa, akhirnya aku membiarkan villager-nya temen ku utk menambang emas-emas berlimpah di dekat castle ku. Dengan catatan, ntar kirim gold dia sbg tribute ke marketku supaya aku bisa membangun kekuatan baru lagi dari pojok map yang masih terlindung oleh tebalnya pohon2...

Ternyata apa?
Temenku kapitalis bangedd!!
Dia makan ndiri tu emas.
Pas aku minta, katanya tinggal dikit coz udah dipake utk mbikin tentara n tembok pelapis... *aku cuman dikasih seribu-duaribu gold. Padahal aku tau, 1 tambang emas di sekitar castle ku itu ada 8 bongkahan yang masing2 punya potensi 1500 gold.

*berapa yang masuk kantong dia ndiri?

Apa ndak sakit hati aku.
Dalam hati aku berjanji, kalo aku jadi pemimpin kelak -- aku harus mampu mengoptimalkan potensi-potensi yang ada tanpa perlu mengemis jasa ke pihak lain yang 'sok peduli'... Aku yang rugi soalnya...

Sama halnya dengan negara ini -- di dunia ini, mana ada sih pihak yang ngga kapitalis? Seandainya Indonesia berada di posisi negara kaya dan digjaya, n seandainya Timor Leste punya kekayaan alam yang berlimpah dan NGANGGUR -- aku yakin banyak investor2 mbangun perusahaan pertambangan di Timor Leste, jg dengan alasan "untuk membantu rakyat Timor", padahal aslinya jg "untuk membantu negara sendiri"...

Indonesia belum dewasa.
Padahal banyak orang2 yang "dewasa" macam Pak Amien Rais yang udah melihat fenomena serupa jauh-jauh hari sebelumnya. Beliau sosok politikus yang sangat vokal, bahkan rela mempertaruhkan prestise nya hanya untuk menjunjung "kejujuran" (seperti pengakuannya yang mendapat cipratan dana pelicin sebuah instansi beberapa waktu lalu).

Mungkin, pemikiran beliau terlalu "dewasa" sehingga ngga bisa dicerna oleh otak-otak rival politiknya saat itu. Dan untuk membungkam kritik politis beliau, akhirnya diangkatlah dia sebagai Ketua MPR. Padahal, apa sih 'hebatnya' Ketua MPR? Paling cuman jadi moderator doank.. Percis kya momod-momod di forum2 gtu deh...

Sayang, beliau belum dipercaya rakyat Indonesia menjadi EKSEKUTOR (lembaga eksekutif alias presiden). Mungkin aspirasi-aspirasi politik dia, seandainya dia diberi kesempatan itu, bakal dia perjuangkan untuk terwujud...

Kira-kira dia mencalonkan diri lagi nggak ya?
Ato ada kader dia yang punya pemikiran *serupa* bahkan *lebih* kritis dan cemerlang dari pemikiran beliau?

Negara ini, kalo mau keluar dari lubang hitam ini, musti dipimpin oleh seseorang yang CERDAS, BERPENDIDIKAN, AMANAH, dan PUNYA PENDIRIAN.

SBY bagus, sayang beliau bernasib apes karna alam sepertinya ngga bersahabat selama beliau memimpin -- banyak bencana. Ditambah kaki-kaki-tangan-nya yang banyak melakukan blunder, terutama yang baru-baru ini. Sangat nggak mendukung perbaikan citra SBY sebagai pemimpin negara yang bagus.

Sampe Blocking Youtube segala... -- kayak ngga ada yang lain aja yang LAYAK DIURUSIN...

NB : sial, Arsenal kalah 4-2... Hiks... (tapi bagaimanapun, Go Gunners!!! Masih ada musim depan.)

About Me

Foto Saya
Halo... Nama gw Rizky Prihanto, tapi panggil aja gw eRQee. Saat ini gw kerja di sebuah software-house di Bandung sebagai Software-Architect. Jangan tanya gw apa itu Software Architect, karna klo gw menjelaskannya bakal bisa jadi satu artikel sendiri tuch ^_^. Gw punya ketertarikan lebih terhadap wanita, tentu saja! MySQL Database Server dan sekarang tergabung bersama MySQL Indonesia User Group dan diberi amanah sebagai moderator milis ntu community.

Followers

Rizky Prihanto | Alter-Ego © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO